Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

Thursday, April 7, 2016

Memilih Sereal

Selamat pagi!

Sudah sarapan belum? Breakfast is the important meal of the day, lho, jangan dilewatkan, ya!

Bagi beberapa orang, bukanlah sarapan namanya bila tidak menyertakan nasi. Ada pula yang mencukupkan diri dengan susu/teh dan roti. Bagiku, roti atau sereal cukup untuk memulai hari, soalnya aku merasa nasi terlalu berat untuk dijadikan sarapan.

Well, the problem is, how to pick the healthiest one? Tidak banyak sereal yang bisa kamu temukan di rak-rak swalayan. Kondisinya jauh berbeda dengan rak swalayan luar negeri di mana sereal telah menjadi hal yang umum. Kalau di Indonesia, seperti yang kubilang tadi, sarapan ya nasi, lain daripada itu dianggap kebule-bulean. Wkwkwk.

Kamu bisa menemukan Kellogg's, Koko Krunch, Corn Flakes, Milo, Honey Star, dan lainnya di toko-toko. Nah, pertanyaannya, manakah yang lebih unggul daripada yang lain? (macam bibit unggul aja, haha!) Aku tidak mempermasalahkan rasa karena jelas kita semua punya favorit masing-masing. Hal yang ingin kupaparkan adalah cara memilih sereal yang paling sehat berdasarkan beberapa blog dan vlog kesehatan (tag: healthy lifestyle).

Pernah dengar nutrition facts label atau informasi nilai gizi? Yapski, itu tabel-tabel kecil yang terpajang di sisi kemasan makanan atau minuman yang kamu beli. Tabel ini memberi tahu konsumen mengenai gizi yang terkandung dalam tiap penyajian. Hayo, siapa yang selalu mengabaikan tabel penting ini? Haha, jangan risau, dulu aku juga tidak peduli dengan itu. Yang penting rasa enak dan harga murah, langsung capcus ke kasir. Sekarang, aku bisa sangat lama di swalayan hanya untuk membandingkan produk mana yang layak beli. Belanja bulanan pun menjadi hiburan tersendiri. 

Nah, balik lagi ke sereal, ada empat komponen penting yang mesti kamu cek ketika akan membeli sereal, yakni gula, garam (sodium), serat, dan protein. Pertama, gula. Pastikan sereal yang kamu beli mengandung 10g gula atau kurang. Kamu tentunya nggak mau setengah jatah dari konsumsi gula yang dianjurkan per hari habis di sereal. WHO merekomendasikan konsumsi gula per hari untuk laki-laki sebanyak 36,5g dan perempuan 25g. 

Kedua, takaran garam tidak lebih dari 240mg per sajian. Aku belum terlalu tahu apa alasan garam dibatasi sesedikit itu, mungkin terlalu banyak garam tidak baik. Belum kuriset di internet lagi, nantilah insyaAllah. Ketiga, serat. Sereal yang baik mengandung serat sebanyak 3g atau lebih. Masalahnya, entah kenapa, aku belum menemukan sereal di Indonesia yang mengandung serat lebih dari 1g. Okelah, maybe just skip this step, at least you know now. Kalau kamu ketemu sereal dengan takaran serat yang dianjurkan, kabari aku, ya!

Keempat, protein. Beberapa ahli menganjurkan konsumen memilih sereal yang mengandung 3g protein atau lebih. Lagi-lagi, sejauh ini aku baru menemukan sereal dengan kandungan 2g protein saja. Tidak masalah, hanya beda 1g. :P

Selain itu, pilihlah sereal yang tidak mengandung pewarna buatan. Apa pun yang artifisial tidak baik untuk tubuh. Yeay! :D

After spending some time in cereal aisle, finally I choose this one.


Nestle Corn Flakes

Informasi Nilai Gizi

As you can see, gulanya hanya 3g! Yuhuuuu, sebenarnya itulah alasan utamaku menjatuhkan pilihan pada sereal ini. Hahaha, rasanya kok bombastis sekali hanya 3g, sementara yang lainnya 9g ke atas. Yup, that wraps it up for today. See you soon, readers! Stay healthy! :D

Salam,
Nadia Almira Sagitta

Daftar Acuan:
http://www.rodalesorganiclife.com/wellbeing/the-shocking-truth-about-how-much-sugar-youre-eating
http://www.eatingwell.com/nutrition_health/nutrition_news_information/how_to_pick_the_healthiest_breakfast_cereal
http://www.sparkpeople.com/resource/nutrition_articles.asp?id=427

Friday, October 2, 2015

Smoothie Story: Combine with Oats

Kemarin aku mencoba salah satu resep smoothie dari kanal Youtube Mind Over Munch. Lagi-lagi green smoothie karena aku sedang menghabiskan stok bayam di kulkas. Resepnya sebagai berikut.

1/2 avokad
1/2 kemasan air kelapa
segenggam bayam
dan oatmeal

Yikes! Oatmeal? Are you suuuure?  Yep. Reaksi awalku juga sama sepertimu. Kata si MOM, oatmeal ini menjadikan green smoothie-mu kali ini lebih berisi dan mengenyangkan. Super food smoothie. Oh oke, kuikuti saja. Masukkan semua bahan ke blender lalu tekan blend. Jengjengjeng, hasilnya Saudara... 

A BIG NO FOR ME. Oatmeal menjadikan tekstur smoothie-ku sepat, rasa bayam sangat mendominasi, air kelapa tak terasa sama sekali, dan avokadku kali ini menyumbangkan rasa pahit. Saat pencicipan pertama, aku sangat ingin membuang smoothie-nya. Akan tetapi, apa boleh dikata, selesaikan apa yang kau lakukan. Jadilah aku berusaha menghabiskan minumanku, menahan muntah, dan segera menenggak air tiap menyeruput smoothie. Oh Tuhan, kesalahan fatal banget ini! Hahahah kocak, namanya juga pemula.

Rasanya aku tahu kesalahanku di mana. Avokadku terlalu sedikit dan sepertinya belum masak (OMG, apa gara-gara promosi toko, ya!) serta oatmeal terlalu banyak. Itu saja kesalahannya. Barangkali resep ini enak, tetapi aku salah menerapkannya.

Hm, be better next time. Tak ada foto kali ini.

Cheers,
Nadia Almira Sagitta

Sunday, June 21, 2015

Overnight Oatmeals

I'm craving for overnight oatmeals! :"

Sayang, belum ada oat-nya. Quick or instant oats won't do, jadi mesti beli rolled oats. The Domestic Geek selalu, deh, bikin mupeng. -_-v 

Yuhuu, siapa yang tidak tergoda dengan oatmeal macam di bawah ini? Aku, sih, tergoda. Sepertinya enak dinikmati saat sahur atau berbuka. ( ._.)

Ingredients you'll need:
Rolled oats
Chia seeds (optional)
Any kind of milk
Yoghurt
Fruit

Silakan kalau mau ditambah dengan sirup maple, madu, kayu manis, cokelat bubuk, atau bahan lain. :9
Bikin kudapan satu ini memang modal banget. Aku belum pernah coba, sih, tetapi sudah survei bahan. :D

Berdasarkan penelusuran di Google, rolled oats bisa didapatkan di Total Buah (kenapa kemarin nggak kepikiran, ya?). Chia seeds bisa kamu pesan online melalui situs-situs yang tersedia. Kisaran harganya Rp60.000,00--Rp150.000,00 tergantung ukuran. Kenapa mahal? Soalnya diimpor dari Meksiko. Chia yang dibutuhkan untuk overnight oatmeals ini nggak banyak, kok. Paling-paling satu hingga dua sendok makan. You can totally leave it if you're not into chia seeds.

Yoghurt bisa disubstitusikan dengan susu saja. Jadi, kalau kamu nggak suka yoghurt, banyakin susunya. Selesai dengan komposisi dasar, tambahkan topping buah kesukaanmu. Kalau kamu lihat gambar overnight oatmeals Sara Lynn di bawah ini, topping yang digunakan adalah blueberry, nanas, stroberi, pisang, bahkan wortel. Sok atuh dikreasikan sendiri. ^^9

Jadi pengin beli mason jar lagi. (bilang aja mau belanja) Awalnya aku punya satu dari ortu--nitip di NY--tetapi tutupnya sulit dibuka karena kelamaan kudiamkan. Fufufufu, akhirnya mason jar tersebut kubuang. Pas jalan-jalan ke Ace Hardware, eh nemu jar serupa. Harganya juga nggak jauh beda, yaitu Rp30.000,00 untuk ukuran sedang. Gegayaan banget beli mason jar gegara terhipnotis oleh fenomena infused water. Kalian mesti coba juga! Rasanya enak menyegarkan dan rupanya terlihat cantik berhiaskan buah-buahan. Sekarang aku butuh jar ukuran kecil sebagai wadah overnight oatmeals ini. Twenty thousand won't hurt, right? Wkwk.

Oh iya, oatmeals ini mesti kamu diamkan semalaman di kulkas sesuai namanya overnight. Sekitar 8 jam gitu, deh. Aaaaaand, done! Your oatmeals are ready to go.

Ntar kukabari lagi kalau aku sudah mencoba resep overnight oatmeal ala The Domestic Geek. See ya!

Cheers,
Nadia Almira Sagitta


Youtube @TheDomesticGeek

Belanja buah-buahan

Berhasil, berhasil, berhasil, hore!
(ala-ala Dora)

Alhamdulillaah, mag nggak kambuh hari ini walaupun pagi tadi lupa sahur. Lapar dan dahaga terlupa begitu saja karena saya menyibukkan diri seharian. Pagi tadi ngadain ujian lalu lanjut jalan ke DMall demi mengincar daun mint dan jeruk nipis di Daily Foodhall. Saya suka penataan swalayan Daily Foodhall. Cahayanya bagus, raknya bagus, terpenting produknya macam-macam mulai dari lokal sampai impor. Setelah dari DF, saya berkeliling toko baju. Banyak kemeja cantik, tetapi harganya tidak pas di kantong. Karena sudah jarang beli baju di Matahari, Centro, dan semacamnya, saya langsung syok begitu melihat harga satu kemeja Rp350.000,00--Rp450.000,00. Hahahaha. Dengan harga segitu, mah, saya bisa dapat gamis cantik. Huf.

Awalnya, saya mengincar daun mint dan jeruk nipis supaya bisa bikin teh ala-ala Sara Lynn The Domestic Geek (lihat videonya: https://youtu.be/X2NB47cn574). Tiba-tiba, saya berubah pikiran dan berkehendak meracik infused water saja. Jadilah, saya urung membeli jeruk nipis di DF dengan pertimbangan harga di tempat lain. (Hahaha, dasar wanita!) Mending sekalian mampir di Total Buah. Akhirnya, saya meninggalkan DMall menuju Total Buah yang terletak tak jauh dari DMall.

Ada yang tahu toko Total Buah? Ini supermarket spesialis bahan-bahan makanan, sayur, dan buah gitu. TB menyuplai buah-buahan impor. Bayangkan, selama ini saya mencari-cari blueberry dan nemu buah itu di TB. Kyaaaa, senang! Di sana, saya juga nemu buah cherry, nectarine, plum, apel granny smith, dan peach. Beberapa herbs seperti oregano, thyme, marjoram, rosemary, mint, basil, taragon, dan sage juga ada! Herbs yang saya sebutkan tadi cukup sulit ditemukan padahal mereka merupakan elemen penting dalam masakan. Dapat dipastikan Giant, Hypermart, Carrefour, dan Daily Foodhall nggak punya (karena saya sudah survei, haha). Coba, dari mana saya tahu semua ini, sementara saya buta dunia masak-memasak? Tentu saja dari koki kesayangan, Sara Lynn dan Byron Talbott. (Huaaa, I wish Byron was my husband) Cek kanal Youtube-nya di ByronTalbott. ♡

Nah, berada di Total Buah serasa berada di padang bunga. Buah-buahan terhampar di depan mata. Kyaaa, surga dunia! Sayang...karena banyak yang impor maka harga yang dipatok pun mahal. Blueberry 125g harganya Rp70.000,00 dan cherry Rp80.000,00. Seratus dua puluh lima gram itu sedikit, men. Huhu. Saya bisa bangkrut mendadak. Mengingat tujuan awal, saya segera mencari jeruk nipis. Nggak ada. Hanya ada jeruk limo kecil-kecil. Ah, sedih. Tahu begitu, saya beli saja di DF. Akhirnya, saya menjatuhkan pilihan pada sekotak stroberi seharga Rp29.000,00. Itu juga termasuk mahal. Lah, saya bisa dapat dua kotak stroberi seharga Rp15.000,00 di stasiun UI. Hahaha jangan kau bandingkan, ya. Tentu saja berbeda. Stroberi TB besar-besar dan masih segar. ♡

Tadi juga nyaris beli Anchor Whipping Cream Cair (Rp27.500,00) dan gula halus. Pengin banget bikin Oreo Cake In A Jar. Tapitapitapi, uang saya sudah habis! Sayang sekali pemirsa. Mungkin lain kali, pukpuk diri sendiri. >~<"

Cukup, cukup. Destinasi terakhir adalah Depok Town Square (aka Detos). Saya langsung melesat ke Hypermart, kan kita harus fokus pada tujuan awal. (asyik!) Teteup mengincar jeruk nipis, tetapi sayangnya habis juga, Saudara. Ah, belum rezeki saya. Saya beralih ke jeruk lemon yang notabene mahal itu. Satu lemon itu sekitaran Rp10.000,00. Beli mentimun juga. Berdasarkan artikel Hipwee berikut ini http://www.hipwee.com/tips/infused-water-8-cara-membuatnya-solusi-buat-kamu-yang-gak-suka-air-putih/, salah satu kombinasi buah infused water yang baik adalah stroberi, lemon, mentimun, dan daun mint. Okay, lets try! Menuju kasir, saya dapati antrean mengular nan panjang pisan. Nggak sebelum Ramadan, nggak Ramadan, pusat perbelanjaan selalu penuh. Huhu. Pegal banget atuh punggung ini gegara menggondol ransel berisikan laptop seharian. Berat... T-T 

Akan tetapi, tak apa. Saya mendapatkan apa yang saya inginkan. Sekarang, infused water-nya sedang didinginkan di kulkas. Nanti saya unggah fotonya ke sini. Sekarang balik fokus ibadah lagi, kawan. Sampai nanti! ♡♡♡

Cheers,
Nadia Almira Sagitta