Showing posts with label adik. Show all posts
Showing posts with label adik. Show all posts

Tuesday, October 27, 2015

Layang-layang

Hari ini aku melihat layang-layang. Mengangkasa seorang diri di langit biru. Seketika ingatanku tertuju pada suatu sore di bumi Sulawesi.

"Nadia, Fira, main layangan, yuk!"
"Ayo! Di mana, Ayah? Depan rumah?"
"Di jalan baru aja. Lebih luas." 
"Bunda ikut?"
"Nggak, Bunda di rumah aja. Kalianlah yang pergi."
 
Jalan baru yang Ayah maksudkan itu jalan Hertasning Baru, tembusan Hertasning sampai Sungguminasa. Tanahnya masih merah, tetapi tidak lagi berbatu. Kami main layang-layang di sana. Aku memegang layang-layang berekor biru dan Ayah mencoba untuk menerbangkannya. Aku juga mencoba menerbangkan layang-layang dengan Fira yang menjadi pemegangnya.

Saat itu angin tidak begitu kencang jadi layang-layang kami terbang rendah. Aku, Ayah, dan Fira berteriak kegirangan ketika layang-layang kami meliuk-liuk tinggi di udara. Tak lama, ada seekor lelayang yang menghampiri layang-layang milik kami. Cieee, si layang-layang punya pacar! Dua layang-layang berarakan romantis di langit Hertasning. Hahaha. 
 
"Itu layangannya mendekati punya kita terus, deh."
TASSSS!
"Yaaaah, yaaaah, layangan kita putus."
"Aduh, jahat juga, tuh, penerbangnya. Apa boleh buat. Kita pulang, yuk?"
"Besok main layangan lagi, Yah?"
"Iya, nanti beli lagi."
 
Hari ini aku melihat layang-layang. Pikiranku serta-merta terbang ke masa lalu. Ada dua tawa bahagia bocah perempuan yang tercipta karena usaha seorang Ayah. Kutatap layang-layang di cakrawala sekali lagi. Berimajinasi bahwa dirikulah yang mengangkasa menyentuh awan dan merasakan embusan udara dari atas sana. 
 
Salam,
Nadia Almira

Wednesday, September 9, 2015

Adikku masuk SMA

Hari ini adikku menghubungiku. Katanya, ia sedang berada di sekolah barunya dan menikmati waktu bebas selama 42 menit. Ia merasa bosan maka dari itu ia mengontakku.

"Okaaay, so what are you doing right now?"
"Nothing to do other than chatting with you."

Hahah, she needs me. Aku lalu berpikir, sudahkah aku menjadi kakak yang baik untuknya? Kakak yang dapat diandalkannya, kakak yang dapat diteladaninya, dan kakak yang dapat dijadikannya kawan cerita? Jangan jauh-jauh mengkhayalkan profesi sebagai ibu, cobalah jadi sosok saudara-saudari yang baik dulu.

I miss my little sister. Yep.

Semangat kamuuuu! Jangan lupa menambah kawan baru di SMA, okay? Kapan lagi, kan, kamu punya teman orang asing? ^^

Salam,
Nadia Almira Sagitta

Sunday, June 14, 2015

Adik (yang tak lagi kecil)

Tanggal 18 dia ada acara Graduation Day. Ah, gils, cepat sekali waktu berlalu. Tahu-tahu udah mau SMA aja. Hari ini puas Skype-an sama adik. Mulai dari curhat cinta (oke, aku yang curhat), nostalgia masa kecil, ngelihat karya kreatifnya (she's really good at DIY thingy), sampai main bareng. Main tepuk-tepuk tangan yang terlihat konyol karena maya, main tebak-tebakan brand dan nama kota A to Z, main orang-gajah-semut. Seru banget! Jarak tidak berarti menyingkirkan kehangatan, bukan? (Tuh camkan, kali aja kita LDM suatu hari) Wkwkwk.

Kangen, kangen, kangen! >~<
Btw, jangan sering-sering catok, dong. Jelek. Ngingetin aku sama pacarnya orang. Ih, tetapi beneran ga cocok sama mukamu. Jadi tambah tua, tauk.

Nih ada sneak-peek kamar doi. Cantik. ♡
Mana pernah kamarku kayak gini. Kita memang dua pribadi yang berbeda, Sis. Sebeda apa pun kita, aku tetap cinta, kok. Hahahahaha. Geez.

Luv,
Nadia Almira Sagitta

dok. pribadi
dok. pribadi
dok. pribadi