Wednesday, June 3, 2015

Sepadan

Malam ini aku termenung memandang sesuatu. Wajah perempuan. Cantik, berjilbab syar'i, cerdas, dan punya pemahaman Islam yang luas. Sempurna. Ia lebih cocok untukmu. Bukan aku yang perlahan-lahan mundur dan tergantikan. 

Bagaimana mungkin aku mengharapkan dirimu yang jauh di atasku? Yang ibadahnya lebih rutin daripadaku? Yang lebih pandai daripadaku? Rasanya tidak pantas saja. Kau tentu berhak mendapatkan yang sepadan, bukan?

Allah, bila ini isyarat dari-Mu agar aku mundur teratur, aku memahaminya. Kau berhak bahagia dengan atau tanpa aku. Bila kau berjumpa dengan seseorang yang dapat membuatmu lebih bahagia dari hari ini, saat itulah aku harus merelakanmu.

"Ketika kau mencintai seseorang, kau tak akan alpa mendoakan segala yang terbaik untuknya." ♡

Tuesday, June 2, 2015

Tuan Nona Kesepian



Nona berkata...
Tuan apa yang salah padamu
Mengapa wajahmu ada seribu
Tuan apa yang salah padamu
Seakan dunia hanya kamu, kamu, kamu, kamu

Tuan berkata...
Nona apa yang salah padamu
Kau tahu kutak punya hati
Kau masih saja menanti

Nona jatuh cinta pada Tuan
Tuan menunggu yang lain
Nona tak peduli walau Tuan
Tak pernah peduli sekitarnya
---

I feel you, Nona. Cinta memang rumit, Non. Semoga kita tidaklah kesepian sampai akhir hayat, ya. Aku yakin masih ada tuan-tuan kesepian lainnya yang menunggu seorang nona kesepian pula. Mari tenggelam dalam khayal, Nona. Lepaskanlah segala gundah dan penantian. Seorang tuan tentu akan menghampiri kita ketika ia tak lagi tahan bergelut dengan kesepian. Namun, pastikanlah ketika ia datang, kau siap mengusir sepi dan meramaikan hari. 


Selamat mengusir sepi, Nona!


Luv, 
Nona Nadia 

Seseorang Yang Baru

Halo, seseorang yang pernah menghiasi masa laluku
Kudengar kau menemukan seseorang yang baru, ya?
Kalau begitu...selamat!
Kuharap dia baik, cantik, dan cerdas
Supaya seimbang denganmu
Aku memang tak kenal dengannya
Akan tetapi, satu yang kutahu
Dia pasti sosok yang luar biasa
Karena mampu menyelinap masuk
Dan mengetuk pintu hatimu
---

Nikmati petualangan barumu
Rangkailah peristiwa-peristiwa indah
Karena dengan begitu
Dia bisa memutar ulang kenangan
Lantas tersenyum dan tersipu malu
Meski tidak ada lagi sosokmu di sisi

Sama sepertiku yang tiba-tiba mengingat segala peristiwa yang berkaitan dengan kamu, kita. Sudah lama sekali, ya. Masihkah ia mengendap dalam pikiranmu? Terima kasih telah mengizinkanku mewarnai hari-harimu walaupun hanya sekelebat saja.

Duhai, Kanda

Dinda, di manakah kau berada
Rindu aku ingin jumpa
Meski lewat nada
Kau dengarkan segenap rasa tertumpah
Mengalun dalam gitaku
Ngelangutkan jiwa

Aku di sini, selalu di sini
Bersama buncahan rindu
Yang kebingungan mencari muara

Mereka-reka rencana
Apa 'kan kita buat
Bila ada perjumpaan

Pabila kita bersua nanti
Apakah yang hendak kau tanyakan
Tentang hidupku?
Dan
Sudikah engkau berbagi kisah lalu-lalu
Pada diriku?
---

Aku hanya ingin dirindukan, itu saja
Kanda, adakah engkau menyebut namaku
Sama seperti kulisankan namamu
Di hati dan doaku?

Oh bintang,
Sudahkah kau sampaikan rindu
Melalui pendaran cahaya di antara pekatnya malam?

Oh langit,
Sudahkah kau bisikkan cinta
Melalui lembayung senjakala
Pada dia, si pemuja jingga

Duhai,
Andaikata lima atau delapan tahun lagi
Kita berjumpa di sudut kota
Bersama rasa yang tetap terjaga
Kutakkan ragu
Meninggalkan segala perantara
Lantas kusuarakan sendiri
Kegelisahan hati
Yang selama ini mengusik nurani
Kepadamu, Kanda
Ya, hanya kepadamu

Far Away

Far away, far away under the stars
When I close my eyes, I see your smile
If now's my last chance to make it right
Stand tall stay with me
So we can see the light
If I told what I could not say
If I showed all and let you in
If I opened up my heart and spoke my love for you
Would you walk with me till the end
When we'll end up being more than friends
We'll go hand in hand till you understand here I am

---
Entahlah, aku merasa lagu ini pas menggambarkan keadaan saat ini.
If I told you, how would you respond?
Should I say it?
Or not?
You're a girl!
But hey, woman has the same right as man
Won't you feel embarassed?
Why should I?
But maybe you're right,
I can not tell him, at least not for now
I'm not ready to hear his answer
What if he said no?
What if he said yes?

Awkward.

Monday, June 1, 2015

Bisa apa

Kita masih berada di langit yang sama, kan?
Aku tahu kau baik-baik saja
Semoga. 




Aku rindu, tetapi aku bisa apa?
Kurasa hanya doa yang dapat menjadi perantara
Rinduku agar sampai kepadamu.

June

Tepat ketika langkahku berhenti di ruang tamu, aku jatuh terduduk di kursi. Napasku mulai tak beraturan, lenganku pegal, kepalaku berputar tujuh keliling, dan badanku lemas. Untung tidak pingsan di jalan. Hari ini sangat sangat melelahkan. (sigh)

Hey, June.
Be nice to me.